PATI||Jatenggayengnews.com – Polresta Pati kembali mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang memasuki hari keempat, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di depan Makodim 0718/Pati sejak pukul 14.30 WIB itu mendapat pengamanan dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait.
Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Pati, Kompol Dwi Atma Yofi Wirabrata, mewakili Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit. Dalam arahannya, ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas secara profesional dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, pendekatan persuasif, serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP).
Usai apel, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Pati melakukan pemeriksaan terhadap personel yang akan bertugas. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api, senjata tajam, maupun barang berbahaya lainnya sehingga pelaksanaan tugas tetap mengedepankan sikap humanis.
Kompol Dwi juga mengingatkan seluruh personel agar tidak mudah terpancing provokasi selama bertugas. Anggota diminta mengedepankan komunikasi yang baik, menjaga kesabaran, dan bersikap santun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran aparat bertujuan menjamin aksi penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib, bukan untuk membatasi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan seluruh personel telah diarahkan untuk mengutamakan sikap humanis, menahan diri, serta menerapkan budaya senyum, sapa, dan salam dalam setiap pelayanan.
Selain itu, personel juga diinstruksikan agar tidak melakukan tindakan di luar prosedur. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Selama kegiatan berlangsung, Polresta Pati turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Makodim 0718/Pati dan memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait guna mengantisipasi gangguan keamanan maupun kemacetan.
Kompol Dwi berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi secara tertib serta menghormati hak pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Dengan kerja sama semua pihak, ia optimistis kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai.






