SUMENEP||jatenggayengnews.com_Potensi besar peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep dinilai masih tersimpan pada sejumlah aset daerah yang belum dikelola maksimal. Salah satu infrastruktur yang kini menjadi sorotan utama adalah keberadaan dermaga lokal yang hingga saat ini belum kembali difungsikan. Mandeknya operasional fasilitas penyeberangan ini membuat peluang emas untuk mendongkrak pemasukan kas daerah terbuang sia-sia.Kepala UPTD Terminal Disperkimhub Kabupaten Sumenep, RB. Abdul Hamid, S.Sos., menegaskan bahwa pos pendapatan yang mereka kelola saat ini masih sangat terbatas. Sumber pemasukan utama sejauh ini hanya bertumpu pada penarikan retribusi kios-kios kecil di lingkungan sekitar terminal. Kondisi ketergantungan tersebut dinilai belum mampu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap target pendapatan makro daerah.Optimalisasi fungsi dermaga dipandang menjadi solusi krusial untuk memperluas diversifikasi sumber PAD di sektor perhubungan laut. Reaktivasi fasilitas ini diharapkan tidak hanya menggenjot penerimaan daerah, tetapi juga mampu menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat pesisir. Pemerintah daerah pun didorong untuk segera menyusun langkah taktis guna membenahi dan memanfaatkan kembali aset potensial tersebut.
Aset Dermaga Sumenep Belum Dimanfaatkan Secara Optimal






