JAKARTA || Jatenggayengnews.com – Kawasan wisata Danau Sunter di Jakarta Utara yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berolahraga dan bersantai bersama keluarga, kini menuai sorotan. Kondisi lingkungan di sekitar danau dinilai semakin semrawut akibat menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) yang belum tertata dengan baik.
Pantauan di lokasi pada Minggu (7/6/2026) menunjukkan sejumlah lapak PKL berdiri di berbagai titik kawasan danau tanpa penataan yang jelas. Selain mengurangi keindahan kawasan, keberadaan lapak yang tidak teratur juga dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung.
Pemandangan tersebut membuat sebagian area Danau Sunter terlihat kurang rapi dan terkesan kumuh. Padahal, kawasan ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai ruang publik yang nyaman dan menjadi salah satu ikon wisata warga Jakarta Utara.
Ari, salah seorang pengunjung yang mengaku cukup sering datang ke Danau Sunter, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yang terjadi saat ini. Menurutnya, suasana danau yang dahulu bersih dan tertata kini mulai berubah.
“Dulu suasananya lebih rapi dan nyaman untuk bersantai. Sekarang terlihat lebih semrawut karena banyak lapak yang tidak tertata. Sayang sekali, padahal Danau Sunter merupakan kebanggaan warga Jakarta Utara,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat melakukan penataan secara menyeluruh tanpa mengabaikan keberadaan para pedagang yang mencari nafkah di kawasan tersebut. Menurutnya, penataan yang baik justru dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik pengunjung maupun pedagang.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga yang menginginkan Danau Sunter kembali menjadi ruang publik yang bersih, tertib, dan nyaman. Mereka menilai kebersihan serta penataan kawasan menjadi faktor penting untuk menjaga daya tarik wisata dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Apabila kondisi ini terus dibiarkan tanpa solusi yang tepat, dikhawatirkan minat masyarakat untuk berkunjung ke Danau Sunter akan semakin menurun. Karena itu, warga berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait untuk melakukan penataan PKL, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengembalikan fungsi Danau Sunter sebagai destinasi wisata unggulan di Jakarta Utara.
Dengan penataan yang terencana dan berkelanjutan, Danau Sunter diharapkan dapat kembali menjadi ruang publik yang indah, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Jakarta.






