144 Kepala Sekolah Baru Grobogan Langsung Bertugas

 

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan resmi melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) ratusan kepala sekolah di aula PGRI Grobogan, Kamis (18/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Grobogan.

Sebanyak 144 kepala sekolah baru resmi dilantik dan menerima jabatan definitif. Selain itu, terdapat 15 kepala sekolah yang mengalami rotasi atau mutasi sesuai kebutuhan organisasi.

Kepala Disdik Grobogan, Purnyomo, menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang sebelumnya dipimpin pelaksana tugas (Plt) kini telah memiliki kepala sekolah definitif sehingga roda pelayanan pendidikan dapat berjalan lebih optimal.

BACA JUGA  Sabuk Hitam Judo Bagi Kapolri, Hadiah Lain Kala Hari Bhayangkara Ke-77

Menurutnya, tidak ada masa transisi setelah pelaksanaan sertijab. Para kepala sekolah diminta langsung menjalankan tugas pada hari pertama usai prosesi selesai.

“Bapak dan ibu memikul seluruh tanggung jawab, mulai pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), penandatanganan rapor dan ijazah, sampai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB),” ujar Purnyomo.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Banyumanik Tanggap Tangani Warga Tergeletak di SPBU Kalipepe

Kebijakan tersebut dilakukan agar tidak terjadi kekosongan pelayanan pendidikan, terutama pada momentum penting menjelang pembagian rapor dan pelaksanaan penerimaan murid baru.

Purnyomo juga menegaskan bahwa seluruh penempatan kepala sekolah dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta pemerataan mutu pendidikan.

Ia menepis anggapan bahwa mutasi dan penempatan dilakukan atas dasar kedekatan atau kepentingan tertentu.

“Penempatan bukan hadiah dan bukan hukuman. Semua melalui pertimbangan yang matang,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemerintah Intensifkan Penanganan Banjir di Grobogan dengan Bantuan dan Koordinasi Sinergis

Dengan penataan ini, Disdik Grobogan berharap kualitas tata kelola sekolah semakin meningkat dan pelayanan kepada peserta didik dapat berlangsung lebih efektif.

Gambar 1 Gambar 2