Minat Belanja Masyarakat Di Pasar Inpres Namlea Anjlok’Paska Penutupan Tambang GB

Namlea||Jatenggayengnews.com-Beberapa pedagang di pasar inpres Namlea ,Desa Namlea,Kecamatan Namlea,Kabupaten Buru,Maluku mulai mengeluh dengan kurangnya minat belanja di pasar Namlea.

Salah satu pemilik toko pakaian yang biasa di pangil mama Farhan (33) lmengatakan bahwa, saat ini minat belanja masyarakat menurun jau sekali.

Dulu tidak pernah begini,mungkin faktor penutupan tambang emas gunung botak,karena sebelum tambang tutup itu jualan saya bisa laku satu hari sampai Rp. 1 juta, namun setelah tutup tambang satu hari jualan palingan bisa terjual Rp.100 ribu ,”Katanya.

BACA JUGA  Sekda Jateng Terima Audiensi Perwakilan Pengemudi Ojol Grab Terkait Kebijakan Aplikator

Pedagang pakaian itu berharap semoga secepatnya pemerintah bisa membuka kembali tambang emas gunung botak secara legal agar perputaran ekonomi bisa kembali seperti sedia kala.

Kurangnya minat belanja juga di sampaikan oleh pedagang bawang Ibu afiani bahwa,kenapa akhir akhir ini paling sunyi sekali pasar Namlea.

Biasanya kalau mau dekat Lebaran pasti banyak orang yang datang belanja tetapi ini hampir tidak ada,”Katanya.

BACA JUGA  Kemenag Sulawesi Selatan Diminta Tegas Tindak Travel Nakal Jelang Musim Haji 2025

Penurunan minat belanja ini mulai dari habis bulan puasa sampai hari ini,mana lagi di tambah dengan tutupnya tambang emas gunung botak masyarakat dari pesisir yang sering beli bawa di kios saya semakin berkurang.

Dari pantauan di lokasi pasar inpres Namlea ,Saat ini harga bawang merah stabil karena harga jual Rp50.000 dan untuk bawang puti Rp 40.000 .Untuk cabe rawit harganya turun drastis satu kilo Rp:10 ribu tomat satu Kg,Rp 13.000

BACA JUGA  Momentum Hari Kemerdekaan RI Jadi Batu Loncatan Menuju Masa Depan Gemilang Indonesia

Harga beras unit lokal Rp.14/ Kg,Beras Bulog Rp.13.000 Kg.Beras 2 udang Rp.19.000 Kg,Beras Jempol Rp: 17.000 Kg.

Yang mengalami kenaikan yaitu harga beras
Pulut yang biasanya di beli satu karung 25 Rp: 500,000 mengalami kenaikan harga menjadi Rp:670,000/ Karung 25 Kg.

Harapan beberapa pedagang di pasar inpres namlea beraharap agar secepatnya perputaran ekonomi bisa kembali pulih dengan bukanya temabang emas gunung botak secara legal.