Balap Liar Picu Kecelakaan, Dua Remaja Luka Parah

Peristiwa5 Dilihat

SAMPANG || jatenggayengnews.com — Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu mobil sedan dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Insiden ini diduga dipicu aksi balap liar yang dilakukan para pengendara motor.

Kendaraan yang terlibat yakni mobil sedan Toyota Limo bernomor polisi M-1368-NQ yang dikemudikan pria berusia 37 tahun, serta dua sepeda motor Honda Vario yang masing-masing dikendarai remaja berusia 18 tahun.

Berdasarkan kronologi, mobil sedan melaju dari arah barat ke timur. Sementara dari arah berlawanan, dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga tengah melakukan balap liar tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas.

BACA JUGA  Tekab Medan Tembung Tembak Pelaku Curas HP Polisi

“Dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan dan diduga melakukan balap liar, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar petugas yang menangani kejadian tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara sepeda motor mengalami luka serius. Salah satu korban mengalami luka robek di paha kiri, patah tulang paha kanan dan betis kanan, serta memar di bagian bibir. Korban sempat mendapatkan perawatan di klinik sebelum dirujuk ke RSUD Ketapang.

BACA JUGA  Korban Tawuran di Bekasi Dilindas dan Terseret Motor Sejauh 5 Meter

Sementara korban lainnya mengalami patah tulang siku kiri dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga. Pengemudi mobil dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Selain korban luka, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil. Mobil sedan mengalami kerusakan berat di bagian depan serta kaca pecah, sedangkan kedua sepeda motor ringsek parah.

BACA JUGA  Kejaksaan Gowa Naikkan Status Saksi Jadi Tersangka

Petugas kepolisian telah mengamankan seluruh barang bukti berupa kendaraan yang terlibat. Kasus ini kini ditangani Unit Laka Lantas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan aksi balap liar karena membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.