Anggota DPRD Jember Kepergok Main Gim Saat Sidang, Berdalih Lupa Memberi Makan Sapi Virtual

Jember||Jatenggayengnews.com – Manajemen struktural barisan legislatif partai gerindra di tingkat daerah angkat bicara guna menerangkan latar belakang perilaku menyimpang salah satu anggotanya yang kedapatan asyik mengoperasikan aplikasi permainan elektronik sembari menghisap tembakau kala sidang legislatif berlangsung.

Aksi kurang terpuji oknum wakil rakyat tersebut sempat terdokumentasi dalam rekaman video amatir hingga memicu kegemparan publik di jagat maya sebelum akhirnya yang bersangkutan dipanggil ke pusat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pimpinan perwakilan partai di jajaran dewan mengonfirmasi bahwa sang politisi berdalih terpaksa membuka gawai karena teringat kewajiban simulasi virtual untuk memberikan pasokan pangan pada hewan ternak digital dalam aplikasi bertema agrikultur miliknya.

“Saya sempat menanyakan alasan yang bersangkutan bermain gim, katanya lupa belum memberi makan sapi-sapi dalam permainan gim pertanian,” kata Hanan Kukuh usai rapat fraksi di DPRD Jember, Jawa Timur, Senin (18/5) dikutip dari Antara.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Tinjau Pengungsi Banjir Demak

Pihak internal organisasi menegaskan bahwa mekanisme penegakan disiplin kader telah bergulir secara resmi melalui persidangan mahkamah kehormatan di ibu kota dengan membuahkan sanksi berupa teguran keras tingkat akhir bagi pelanggar.

“Kami akan tegak lurus terhadap hasil keputusan tersebut. Kalau ada kesalahan yang serupa dilakukan oleh Syahri tentu sanksi yang lebih berat yakni pemberhentian sebagai anggota DPRD Jember,” katanya.

BACA JUGA  Pengurus DPP LP2DIKKES Adakan Audensi dengan Gubernur Jawa Tengah

Langkah pembinaan serta pengawasan melekat ke depan dipastikan tidak hanya menyasar pada oknum yang bersangkutan melainkan bakal diimplementasikan secara menyeluruh kepada seluruh kolega sejawat di lingkungan parlemen daerah tersebut.

Pasca mencuatnya kasus penegakan etik ini legislator bersangkutan terpantau mangkir dari dua agenda sidang paripurna penting yang membahas tentang perubahan regulasi daerah serta penyampaian aspirasi masyarakat pada awal pekan.

Ketidakhadiran figur publik tersebut dalam forum resmi kedewanan dikonfirmasi melalui pesan singkat kepada rekan sejawatnya dengan dalih kondisi kesehatan fisik yang bersangkutan tengah menurun sehingga butuh istirahat.

Sebelumnya oknum wakil rakyat yang menjadi buah bibir netizen akibat aktivitas hiburan gawai di tengah rapat itu telah melayangkan pernyataan terbuka berisi pengakuan bersalah serta permohonan maaf kepada publik.

BACA JUGA  Bupati Grobogan Ikuti Upacara Proklamasi Kemerdekaan RI Secara Daring

Dirinya berkilah tindakan tersebut murni merupakan bentuk kekhilafan sesaat yang baru pertama kali dilakukan di tengah forum kedewanan formal yang sejatinya tengah membahas isu krusial mengenai sektor pelayanan kesehatan masyarakat.

“Saya cukup menyesal sekali, menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi,” katanya.

Meskipun pernyataan maaf telah disampaikan secara terbuka sanksi administratif dari organisasi partai dipastikan tetap mengikat sementara untuk tindakan kelembagaan dari dewan masih menanti keputusan dari badan kehormatan.