Pencurian Sapi Berulang, Warga Hulu Palik Resah

BENGKULU UTARA || jatenggayengnews.com – Warga Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, dilanda keresahan akibat maraknya kasus pencurian sapi yang terjadi berulang dalam waktu singkat. Aksi yang diduga terorganisir ini membuat suasana desa tidak lagi kondusif, terutama saat malam hari.

Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya dua ekor sapi milik warga, Nasrul Yusup, dilaporkan hilang tanpa jejak. Saat pagi tiba, kandang ternak hanya menyisakan kekosongan, tanpa petunjuk jelas terkait keberadaan hewan tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, upaya penyisiran belum membuahkan hasil, dan ternak yang hilang belum ditemukan.

BACA JUGA  Polres Kebumen Amankan 10 Remaja yang Hendak Tawuran, 6 Parang Disita

Kejadian serupa kembali terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Maret 2026. Dua ekor sapi milik korban yang sama kembali raib dengan pola yang hampir identik, yakni terjadi saat warga sedang terlelap.

BACA JUGA  Anak 15 Tahun, di Fitnah Diduga Perkosa Nenek Berusia 72 tahun

β€œIni bukan lagi kebetulan. Pelaku seperti sudah memahami situasi dan bergerak terencana,” ujar salah satu warga setempat.

Rangkaian peristiwa tersebut memunculkan dugaan kuat adanya aksi pencurian yang dilakukan secara sistematis dengan target tertentu. Kondisi ini membuat warga semakin waspada dan merasa tidak aman, terutama pada malam hari.

Tokoh masyarakat setempat pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta peningkatan patroli serta pengusutan menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang.

BACA JUGA  Warga Bergas Kehilangan Dokumen Penting, Polsek Respon Cepat dengan Pelayanan Maksimal

Warga khawatir jika tidak segera ditangani, aksi pencurian dapat meluas dan berpotensi memicu konflik sosial di lingkungan desa.

Kini, masyarakat berharap aparat segera mengungkap pelaku dan memulihkan rasa aman, agar kehidupan di Desa Pematang Balam dapat kembali berjalan normal tanpa dihantui rasa takut.