Jatenggayengnews.com || Sleman – Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mandiri Sejahtera Desa Ngadem, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, menggelar kegiatan studi banding ke sentra budidaya belut Omah Belut Kang Wardi di Wukirsari, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menggali pengetahuan dan pengalaman langsung terkait pengelolaan usaha budidaya belut, mulai dari tahap persiapan, proses pemeliharaan, hingga pascapanen dan strategi pemasaran.
Ketua BUMDes Mandiri Sejahtera Desa Ngadem, Sandi, mengatakan bahwa studi banding tersebut merupakan langkah awal dalam merintis pengembangan usaha budidaya belut di desanya. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi besar namun belum banyak dikembangkan di wilayah Kecamatan Rembang.
“Kami ingin memajukan perekonomian desa melalui BUMDes dengan mengembangkan budidaya belut. Potensi ini masih terbuka luas, khususnya di wilayah kami yang belum banyak pelaku usahanya,” ujar Sandi.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan langsung dari pemilik usaha, Kang Wardi, yang telah berhasil mengembangkan usaha budidaya belut dari skala kecil hingga menghasilkan omzet ratusan juta rupiah.
Kang Wardi menjelaskan bahwa dirinya memulai usaha dengan modal awal sekitar Rp800 ribu. Melalui ketekunan dan manajemen yang tepat, usahanya kini berkembang pesat dan mampu menjangkau pasar hingga luar daerah.
“Saya memulai dari modal kecil, sekitar Rp800 ribu. Kuncinya adalah ketekunan dan proses yang benar, mulai dari persiapan kolam, pemberian pakan, perawatan, hingga panen dan pemasaran. Bahkan, kami siap membantu pemasaran dengan membeli hasil panen dari mitra,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ngadem, Darsono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan program budidaya belut melalui BUMDes. Ia optimistis usaha tersebut dapat berjalan dengan baik, didukung oleh alokasi anggaran desa.
“Kami akan segera menindaklanjuti dengan pelatihan dan implementasi budidaya belut di Desa Ngadem melalui BUMDes. Modal awal sudah kami siapkan dari anggaran ketahanan pangan desa. Kami optimistis ini bisa berhasil dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Darsono.
Melalui studi banding ini, diharapkan BUMDes Mandiri Sejahtera Desa Ngadem mampu mengadopsi praktik terbaik dalam budidaya belut dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.







