Lowongan Fasilitator BSPS 2026 Dibuka untuk SMA hingga S1

iklan, Nasional697 Dilihat

Jawa Timur || Jatenggayengnews.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa IV membuka kesempatan kerja sebagai fasilitator dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2026 tahap 2. Rekrutmen ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan program peningkatan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Jawa Timur.

Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi @bp3kp_jawa4. Program BSPS sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memiliki rumah layak huni melalui bantuan stimulan pembangunan maupun peningkatan kualitas rumah yang dilakukan secara swadaya.

“Program BSPS berfokus pada pemberdayaan masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas rumah secara mandiri dengan dukungan stimulan dari pemerintah,” demikian keterangan dalam informasi yang disampaikan BP3KP Jawa IV.

BACA JUGA  Dandim 0726/Sukoharjo Serahkan Kunci Hasil Renovasi RTLH Kepada Pak Slamet dan Pak Dwi

Dalam rekrutmen ini terdapat tiga posisi yang dibuka, yaitu Koordinator Kabupaten/Kota, Tenaga Fasilitator Lapangan (Teknik), dan Tenaga Fasilitator Lapangan (Pemberdayaan).

Untuk posisi Koordinator Kabupaten/Kota, pelamar minimal berpendidikan S1 dari semua jurusan, dengan prioritas bagi lulusan Teknik Sipil atau Teknik Arsitektur. Pelamar juga diharapkan memiliki kemampuan manajerial, menguasai teknik bangunan gedung, infrastruktur, lingkungan, serta memiliki pengalaman pendampingan BSPS minimal tiga tahun.

Sementara itu, posisi Tenaga Fasilitator Lapangan (Teknik) mensyaratkan pendidikan minimal D3 Teknik Sipil atau Teknik Arsitektur. Apabila di suatu wilayah tidak tersedia kandidat dengan kualifikasi tersebut, lulusan SMK bidang bangunan gedung juga dapat dipertimbangkan. Pelamar diutamakan memiliki pengalaman di bidang konstruksi bangunan atau pernah menjadi fasilitator teknis dalam program pembangunan berbasis masyarakat. Selain itu, kemampuan membuat gambar teknik menggunakan Autocad serta menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) menjadi nilai tambah.

BACA JUGA  Pegawai ESDM Maluku Larang Aktivitas Ekskavator Saat Tinjau Lokasi IPR

Adapun untuk posisi Tenaga Fasilitator Lapangan (Pemberdayaan), pelamar minimal lulusan SMA atau sederajat dari semua jurusan. Namun, pelamar dengan pendidikan minimal D3 dan pengalaman pemberdayaan masyarakat selama tiga tahun dalam program pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat akan lebih diprioritaskan. Kandidat yang berdomisili di sekitar lokasi kegiatan juga menjadi pertimbangan.

“Perekrutan fasilitator ini diharapkan dapat memperkuat pendampingan program BSPS di lapangan sehingga pelaksanaannya berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tulis BP3KP Jawa IV dalam pengumuman tersebut.

Kebutuhan fasilitator BSPS tahap 2 ini tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur, di antaranya Kabupaten Gresik, Jember, Jombang, Madiun, Malang, Nganjuk, Pacitan, Blitar, Bondowoso, Kediri, Lamongan, Lumajang, Magetan, Mojokerto, Ngawi, Ponorogo, Sidoarjo, Trenggalek, Tulungagung, Banyuwangi, Situbondo, Tuban, Probolinggo, Sampang, dan Bangkalan. Selain itu, penempatan juga tersedia di Kota Kediri, Kota Malang, dan Kota Surabaya.

BACA JUGA  Antisipasi Banjir, Kodim Grobogan Gelar Aksi Bersih Lingkungan Pasar Dan Aliran Sungai

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan https://s.id/pendaftaran-fasilitator-jatim-tahap2. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat segera mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi fasilitator BSPS tahun 2026 tahap 2.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2