MOROWALI || jatenggayengnews.com — Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, S.E., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Menjahit Tahun Anggaran 2025 di Aula Hotel Grand Qafia, Kompleks KTM Fonuasingko, Senin (01/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sumber daya manusia di sektor usaha konveksi sekaligus mendorong lahirnya UMKM berbasis kewilayahan yang tangguh, terampil, dan mandiri.
Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Morowali, Zainudin, Sekretaris Perpustakaan dan Arsip Daerah, Fawakihah, Kepala Dinas Sosial Daerah, Ruhban, perwakilan OPD terkait, narasumber, serta peserta pelatihan dari berbagai kecamatan.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Morowali. Pelatihan meliputi peningkatan keterampilan dasar menjahit, pengoperasian mesin jahit seperti mesin obras, feston, dan dobi, pembuatan pola, perencanaan produksi, hingga proses produksi garmen skala UMKM. Selain itu, peserta didorong menjadi pelaku usaha kreatif yang mampu bersaing dan mandiri di industri konveksi daerah.
Untuk mendukung kualitas pelatihan, kegiatan menghadirkan instruktur ahli dari Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung, mitra strategis Pemerintah Kabupaten Morowali dalam pengembangan kompetensi SDM di bidang tekstil dan garmen.
Dalam sambutannya, Wabup Iriane menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan dan menekankan pentingnya kesempatan ini bagi peserta.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Pelatihan seperti ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar menjahit, tetapi juga peningkatan kompetensi seperti pembuatan pola, teknik finishing, penggunaan mesin modern, hingga pemahaman model dan manajemen usaha,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya peningkatan keterampilan masyarakat merupakan investasi berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha baru.
Kegiatan ditandai dengan pengguntingan pita peresmian Rumah Jahit Pemkab Morowali setelah Wabup Iriane membuka pelatihan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, menandai dimulainya program pelatihan secara resmi.







