GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Grobogan menggelar kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas di Posyandu Dahlia, yang bertempat di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, pada Selasa (7/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Sat Lantas Polres Grobogan, IPDA Novi Ariani, bersama dengan beberapa personel lainnya.
Sosialisasi ini menyasar para ibu yang hadir dalam kegiatan posyandu, dengan tujuan membangun pemahaman tentang tata tertib lalu lintas sejak dari lingkungan keluarga.
“Peran ibu sangat vital sebagai pendidik pertama dalam rumah tangga. Jika para ibu memahami aturan lalu lintas, maka anak-anak mereka akan tumbuh dengan kesadaran yang sama,” kata IPDA Novi Ariani dalam sambutannya.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek keselamatan berkendara, antara lain pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, larangan membawa anak sambil mengendarai sepeda motor, bahaya knalpot tidak standar, serta pentingnya etika berkendara di jalan. Warga juga diingatkan agar tidak membiarkan anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor.
Acara ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Warga memanfaatkannya untuk berkonsultasi langsung tentang berbagai permasalahan lalu lintas yang mereka hadapi sehari-hari. Petugas memberikan jawaban dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga peserta bisa langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung santai dan komunikatif. Para ibu yang hadir terlihat aktif dan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Selain menerima edukasi, mereka juga diajak untuk berperan menyebarkan pesan keselamatan kepada keluarga di rumah.
Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Grobogan berharap kesadaran berlalu lintas tidak hanya tumbuh di kalangan pengendara aktif, tetapi juga menjadi bagian dari budaya keluarga.
“Dengan edukasi dari lingkungan terkecil seperti posyandu, kami harap tercipta generasi yang lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya,” pungkas IPDA Novi Ariani.






