Probolinggo || Jatenggayengnews.com – Keluhan masyarakat muncul terkait kondisi ruas jalan Sambirampak menuju Gondosuli yang mengalami kerusakan parah. Akses utama penghubung tiga kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yakni Pakuniran, Kotaanyar, dan Paiton ini dianggap sangat membahayakan pengendara, terutama saat malam hari.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, permukaan jalan dipenuhi lubang dan minim penerangan. Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.
Aktivis masyarakat Senol, anggota Lembaga Investigasi Negara (LIN), menyatakan pihaknya siap mengawal aspirasi warga agar segera ditindaklanjuti pemerintah daerah.
“Akses jalan yang menghubungkan tiga kecamatan ini rusak parah. Berdasarkan laporan masyarakat, kondisinya sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan, terlebih pada malam hari,” ujar Senol, Sabtu (26/10/2025).
Menurutnya, LIN membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik.
“Kami merespons positif setiap keluhan warga. LSM hadir sebagai jembatan antara masyarakat dengan dinas terkait, selama itu untuk kebaikan pemerintah daerah,” tegasnya.
Harapan besar tertuju pada Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk segera mengalokasikan perbaikan, mengingat jalur ini menjadi urat nadi ekonomi bagi tiga wilayah sekaligus.
Sementara itu, pihak Bina Marga Kabupaten Probolinggo yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa perbaikan jalan Triwungan –Gondosuli sudah masuk dalam rencana anggaran tahun 2026.
“Nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan. Jalan tersebut memang sudah menjadi prioritas kami untuk dilakukan perbaikan,” jelas pejabat Bina Marga singkat.
Seorang pengamat kebijakan di Probolinggo menambahkan komentar bernada satir. Ia heran karena Pemkab dinilai lebih antusias menyelenggarakan acara komersial daripada memperhatikan infrastruktur di pelosok. Menurutnya, keselamatan warga mestinya tidak perlu menunggu panggung hiburan lebih dulu.







