Dandim 1506/Namlea Buka Groundbreaking Dan Bagikan Sembako untuk Warga

Tentang Kami88 Dilihat

Namlea ||Jatenggayengnews.com-Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., secara resmi membuka kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Garuda di Desa Waeleman (Unit-R), Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat melalui Karya Bakti TNI AD” ini tidak hanya menjadi momentum dimulainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian bingkisan sembako kepada masyarakat setempat.
Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Buru Efendi Latif yang mewakili Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Buru Bambang Langlang Buana, Asisten III Drs. Arman Buton, perwakilan Kejaksaan Negeri Buru Emir Dwi Nugraha, SH, Hakim Pengadilan Negeri Ghesa Agnanto Hutomo, SH, Kabag Ren Polres Buru AKP Subekti, SH, Kadis PU Joni Listanto, jajaran TNI, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Waeleman.
Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Kapoksahli menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Jembatan ini tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga mendukung akses pendidikan, memperlancar mobilitas, serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, terhadap daerah-daerah yang membutuhkan akses infrastruktur.
Ia menjelaskan, untuk tahap awal di Kabupaten Buru telah ditetapkan tiga titik pembangunan jembatan, yang menghubungkan Desa Wabloy, Waeleman, dan Desa Waeflan.
“Beberapa akses bahkan menuju sekolah yang selama ini terputus saat musim hujan. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan, dapat berjalan lancar,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, kegiatan ini juga diwarnai dengan kepedulian sosial melalui pembagian sembako kepada warga. Bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat sebagai bentuk perhatian nyata dari TNI kepada rakyat.
“Kami mengajak masyarakat untuk turut mendukung dan bergotong royong agar pembangunan ini berjalan lancar. Target kami, dalam waktu kurang lebih dua bulan jembatan sudah bisa difungsikan,” tambah Dandim.
Di tempat yang sama, Staf Ahli Bupati Buru Efendi Latif menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan TNI dalam membantu pembangunan di daerah. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis PU Kabupaten Buru Joni Listanto menyatakan pihaknya akan memberikan pendampingan teknis agar pembangunan jembatan memenuhi standar yang ditetapkan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan setelah selesai dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda dan adanya bantuan sosial kepada warga, diharapkan kehadiran TNI semakin dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Buru.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi judul yang lebih “nendang” (clickbait media online) atau versi singkat 5 paragraf untuk portal berita cepat.

BACA JUGA  Tumbuhkembangkan Jiwa Kerelawanan, PMI Banyuwangi Gelar Jumbara PMR ke-VII