Sapi Raksasa Milik Politikus Rembang Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo di Idul Adha 2025

Tentang Kami566 Dilihat

Rembang || jatenggayengnews.com– Momen Idul Adha selalu membawa cerita unik dari pelosok negeri, dan tahun ini salah satunya datang dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sebuah sapi raksasa berbobot hampir satu ton yang dipelihara di peternakan milik Nur Hasan, seorang politikus Partai Hanura, berhasil mencuri perhatian—bukan oleh sembarang pembeli, melainkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sapi jenis metal seberat 900 kilogram itu menjadi salah satu hewan kurban Presiden Prabowo untuk perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Nilai transaksinya pun cukup fantastis, yakni Rp85 juta. Sapi ini berasal dari peternakan di kawasan Rembang yang sudah lama dikenal sebagai salah satu sentra sapi berkualitas di Jawa Tengah.

“Kriteria dari pihak Presiden memang beratnya harus di atas 800 kilogram, dan Alhamdulillah sapi kami memenuhi standar itu,” ungkap Nur Hasan saat ditemui media di peternakannya, Selasa pagi (03/06/2025).

BACA JUGA  Video Cekcok TNI–Polri di Kutai Barat Viral: Dugaan “Bandar Narkoba Dilepas” Dibantah

Peternakan milik Ketua DPC Hanura Rembang itu tak hanya menarik minat Presiden, tapi juga jadi langganan berbagai instansi pemerintah, BUMN, hingga pengusaha jagal dari luar kota, termasuk Jakarta. Dari total sekitar 50 ekor sapi yang dipelihara, seluruhnya ludes terjual menjelang hari kurban.

BACA JUGA  Prof Dr Sutan Nasomal : Pajak Menjadi Teror Di Usia 80 Th Indonesia. Presiden RI Jangan Tutup Mata Hingga Kasus Pati Terjadi Bahkan Mewabah!!

Menurut Nur Hasan, kunci keberhasilan peternakannya ada pada dua hal utama: perawatan kesehatan hewan yang dilakukan secara rutin bersama dinas terkait, serta pakan ternak yang dibuat dengan inovasi sendiri.

“Di sini kami tidak hanya mengandalkan rumput. Kami juga sudah membuat pakan kering sendiri. Itu yang bikin daging sapi lebih banyak, dan kualitasnya tetap terjaga. Makanya banyak pengusaha jagal yang lebih memilih beli dari sini,” jelasnya.

BACA JUGA  Berkedok Debt Collector, Tiga Pelaku Tarik Paksa Motor di Tegal Diciduk Polisi

Selain menjadi kabar yang membanggakan bagi warga Rembang, keberhasilan ini juga menjadi cermin bahwa peternak lokal mampu bersaing secara kualitas di level nasional. Terlebih, jika seekor sapi dari desa bisa menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia, maka jelas potensi peternakan rakyat sangat besar untuk terus dikembangkan.

“Alhamdulillah, 50 ekor sapi kami sudah habis. Pembelinya beragam, dari Jakarta, instansi pemerintah, perusahaan BUMN, dan masyarakat umum,” pungkas Nur Hasan. (Aji)