Penambahan Ruang Kelas Baru SDN 3 Kaliombo Menjadi Prioritas

Tentang Kami269 Dilihat

Jepara ||Jatenggayengnews.com- Kondisi ruang belajar yang terbatas di SD Negeri 3 Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jepara. Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, melakukan kunjungan langsung ke sekolah tersebut pada Senin, 23 Juni 2025, untuk meninjau langsung persoalan kekurangan ruang kelas yang sebelumnya dilaporkan melalui media sosial.

Dalam kunjungan tersebut, Ibnu Hajar didampingi oleh Asisten I Sekda Jepara, Ratib Zaini, dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Jepara, Ali Hidayat. Mereka mendapati kondisi ruang kelas yang memprihatinkan, di mana beberapa kelas harus disekat karena terbatasnya jumlah ruang belajar.

“Ini menjadi perhatian kami. Kondisinya tidak ideal, satu ruangan digunakan bersama dengan disekat. Maka kami akan prioritaskan pembangunan ruang kelas baru,” ujar Ibnu Hajar.

BACA JUGA  Polres Kendal dan Stakeholder Terkait Gempur Premanisme Lewat Patroli Besar-Besaran di Titik Rawan

Wakil Bupati menyampaikan bahwa pembangunan ruang kelas akan diupayakan melalui anggaran perubahan APBD 2025. Ia menyebutkan, SD Negeri 3 Kaliombo saat ini menampung 45 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Namun, keterbatasan ruang memaksa pihak sekolah untuk menyiasatinya dengan penyekatan sementara ruang belajar.

BACA JUGA  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Purbalingga Tanam Jagung di Desa Candiwulan

“Secara regulasi sekarang ada standar minimal 60 siswa dalam data Dapodik untuk penambahan ruang kelas. Ini menjadi kendala, tapi tetap akan kami komunikasikan dan carikan solusi,” tambahnya.

Sebelumnya, sekolah ini hanya menerima siswa hingga kelas 3. Namun karena adanya dorongan dari masyarakat agar anak-anak bisa menyelesaikan pendidikan dasar di sekolah tersebut, pihak sekolah memutuskan membuka hingga kelas 6, meski dengan segala keterbatasan.

BACA JUGA  Pantai Sepanjang Gunungkidul Ditata Mirip Jimbaran, Pedagang Wajib Ikuti Aturan

Saat ini, satu ruang kelas baru sudah digunakan untuk kelas 5. Pembangunan ruang kelas selanjutnya akan diprioritaskan sesuai jumlah siswa yang ada. Para guru berharap, pembangunan dapat segera terealisasi agar kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan efektif.

Dengan perhatian pemerintah daerah, diharapkan siswa SDN 3 Kaliombo tidak lagi harus belajar di ruang terbatas, dan tetap bisa menikmati pendidikan yang layak di lingkungan mereka sendiri.Red.