Tradisi Sedekah Bumi Tegaldowo Dimulai, Tegaldowo Bersholawat Jadi Pembuka Meriah

Tentang Kami604 Dilihat

Tegaldowo || jatenggayengnews.com — Rangkaian acara tahunan Sedekah Bumi di Desa Tegaldowo resmi dimulai dengan kegiatan bertajuk Tegaldowo Bersholawat, Sabtu malam (03/05/2025). Kegiatan pembuka ini melibatkan warga dari Dukuh Tegaldowo dan Karanganyar, serta menghadirkan Group Hadroh Gandrung Nabi yang dipimpin oleh Gus Yaman dari Grobogan.

Lapangan Tegaldowo menjadi pusat pelaksanaan sholawatan, dengan panggung utama yang sedang dipersiapkan oleh panitia sejak sore hari. Ketua panitia acara, Ustadz Sholikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas segala keberkahan yang diterima oleh warga desa.

“Tegaldowo Bersholawat adalah ekspresi syukur atas limpahan rezeki, kedamaian, dan hasil panen yang melimpah. Ini juga bentuk penghormatan kepada bumi yang telah memberi kehidupan bagi para petani. Harapannya, acara ini mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan antarwarga,” ujar Ustadz Sholikin kepada Jatenggayeng.

BACA JUGA  Polres Pariaman kasus Pencabulan Mantan Petugas TU SMAN 1 Sungai Geringging

Setelah sholawatan, kegiatan akan berlanjut dengan sejumlah agenda budaya dan religi. Pada Jumat (09/05/2025) akan digelar Pawai Tumpeng, sebagai simbol persembahan kepada alam, yang akan diarak menuju Sendang Desa Tegaldowo. Pawai ini juga akan dimeriahkan oleh pertunjukan Seni Barongan dan dilanjutkan pentas musik dangdut pada malam harinya.

BACA JUGA  LHKPN Jadi Syarat Mutlak, Intip Kekayaan Calon Pejabat yang Berebut Kursi di Pemkab Brebes

Tak hanya itu, masyarakat juga menantikan pagelaran Ketoprak Wahyu Manggolo dari Kabupaten Pati yang dijadwalkan tampil pada 13 Mei 2025, menambah kekayaan budaya dalam rangkaian Sedekah Bumi tahun ini.

Kemeriahan tak hanya terpusat di satu titik. Beberapa dukuhan di Desa Tegaldowo turut ambil bagian. Dukuh Dukoh akan menggelar kegiatan sholawatan pada 9 Mei, sementara Dukuh Ngablak menyiapkan rangkaian acara berupa pawai tumpeng, parade sound system, sholawat, hingga pertunjukan ketoprak yang akan digelar pada 17 – 19 Mei.

BACA JUGA  Gubernur Jatim Renovasi 300 RTLH pada 2025 Bersama Lantamal V Surabaya

Tradisi Sedekah Bumi di Tegaldowo telah berlangsung turun-temurun sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan hasil bumi. Lebih dari sekadar ritual budaya, acara ini menjadi momen penting mempererat tali persaudaraan dan gotong royong antarwarga, sekaligus menjaga semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat desa.(Aji)