
BANYUWANGI || Jatenggayengnews.com – Polsek Glagah, di bawah naungan Polresta Banyuwangi, sedang menyelidiki laporan yang viral di media sosial tentang dugaan pemalakan terhadap seorang turis perempuan dari luar kota Banyuwangi yang terjadi di depan Stasiun Banyuwangi.
Turis perempuan tersebut menyampaikan keluhannya di akun Instagram, mengaku menjadi korban pemalakan oleh orang tak dikenal yang terlihat seperti petugas.
Kapolsek Glagah, AKP Pudji Wahyono, mengonfirmasi bahwa penyelidikan dimulai setelah informasi ini diterima dari Kepala Stasiun Banyuwangi, Septian Yunidar, yang meminta klarifikasi terkait kebenaran kabar tersebut.
Menurut Eko, salah satu pemilik warung di sekitar stasiun, dirinya tidak mengetahui adanya insiden pemalakan tersebut. Septian Yunidar, Kepala Stasiun Banyuwangi, juga menyatakan bahwa ia hanya mengetahui isu ini melalui media sosial dan belum ada bukti pendukung yang ditemukan.
“Tidak ada laporan dari penumpang atau masyarakat mengenai dugaan pemalakan ini,” tegas Septian.
Hal serupa disampaikan oleh Selamet, petugas keamanan dari SMKN 1 Glagah, yang menyatakan tidak ada laporan kejadian semacam itu selama ia bertugas.
Setelah melakukan analisis, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa informasi tersebut tampaknya hanya berupa curahan hati yang tidak disertai detail waktu dan tempat yang jelas. Pemberitaan ini dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan masyarakat sekitar stasiun.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Glagah merekomendasikan peningkatan patroli di area stasiun serta pemasangan CCTV untuk mengawasi situasi.
“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan dan menjaga ketertiban, terutama di sekitar Stasiun Banyuwangi,” ujar AKP Pudji Wahyono pada Senin (04/11/2024).
Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib.






