JAKARTA||Jatenggayengnews.com_Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan tidak puas terhadap perkembangan Operasi Epic Fury yang berkaitan dengan Iran. Laporan tersebut menyebut Washington dinilai melewatkan peluang untuk meredakan konflik setelah menolak proposal terkait isu nuklir dari Teheran.
Di tengah situasi tersebut, dinamika politik di Gedung Putih disebut semakin memanas. Ketegangan dilaporkan terjadi antara Presiden Trump dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Hegseth dikabarkan mendapat sorotan karena dianggap mengambil pendekatan yang terlalu agresif dalam menyikapi perkembangan konflik.
Sejumlah laporan juga menyebut Jenderal Dan Caine sebelumnya telah memberikan peringatan mengenai langkah-langkah militer yang dinilai berpotensi memperburuk situasi. Perbedaan pandangan itu disebut memicu perdebatan di lingkaran pemerintahan Amerika Serikat.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih yang mengonfirmasi berbagai klaim tersebut. Sementara itu, perhatian dunia internasional masih tertuju pada perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran yang terus menjadi salah satu isu geopolitik paling sensitif di kawasan Timur Tengah.






