Tak Puas Sekali, Pemkab Blora Kembali “Sidak” Rahasia Sukses Air Minum Jombang

JOMBANG||Jatenggayengnews.com – Pemkab Blora kembali melakukan studi referensi ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Jombang, Jumat (22/5/2026).

Kunjungan kedua tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola dan peningkatan pelayanan air minum bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Kantor Perumda Tirta Kencana Jombang dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang serta Kabupaten Blora, termasuk pimpinan perangkat daerah, dewan pengawas, direksi perusahaan daerah air minum beserta jajaran.

Wakil Bupati Jombang KH. Salmanuddin Yazid menyambut langsung rombongan Pemkab Blora. Ia berharap kunjungan studi tiru tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi kedua daerah.

“Semoga kunjungan Pemkab Blora yang kedua kali ini bisa betul-betul mendapat manfaat dari studi tiru yang dilakukan pada pagi hari ini,” ujar Salmanuddin.

Ia mengatakan, Perumda Tirta Kencana Jombang memiliki peran strategis dalam peningkatan pelayanan air minum masyarakat. Salah satu program yang dinilai berhasil ialah perluasan cakupan layanan di kawasan pondok pesantren, termasuk Pondok Pesantren Tebuireng.

“Nanti Pemkab Blora juga bisa meniru cakupan layanan kami di Pondok Pesantren Tebuireng yang nantinya juga bisa diterapkan di pondok pesantren yang ada di Blora,” katanya.

BACA JUGA  Pimpin Apel Perdana Masuk Kerja, Bupati Ipuk Minta ASN Tingkatkan Pelayanan Publik

Salmanuddin menegaskan, Pemkab Jombang akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan badan usaha milik daerah (BUMD), khususnya sektor air minum agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga membuka peluang kerja sama timbal balik antarwilayah. Menurut dia, Jombang dapat belajar dari Blora terkait pengelolaan sampah.

“Saat ini sampah masyarakat yang dikelola Pemkab Jombang masih 50 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Pemkab Jombang dan Perumda Tirta Kencana yang kembali menerima kunjungan studi referensi tersebut.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari studi referensi yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 23 April lalu,” katanya.

Menurut Budhe Rini sapaan akrab Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini, Perumda Tirta Kencana Jombang dipilih sebagai lokus referensi utama karena dinilai memiliki reputasi operasional yang sehat, inovatif, dan efisien dalam pengelolaan air minum, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Berbagai terobosan dan penghargaan yang telah diraih oleh Perumda Tirta Kencana Jombang menjadi bukti nyata keberhasilan tata kelola yang ingin kami adopsi dan pelajari,” ujarnya.

BACA JUGA  500 KK Nikmati Manfaat Jembatan Baru

Budhe Rini menilai tantangan pengelolaan air minum ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan inovasi, penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan pelayanan pelanggan, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif.

Melalui studi referensi tersebut, Budhe Rini berharap dapat memperoleh pengalaman dan praktik terbaik yang nantinya dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora.

“Kami percaya sinergi dan kolaborasi antardaerah seperti ini sangat penting untuk saling belajar dan saling menguatkan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan berkualitas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perumda Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim memaparkan berbagai capaian dan inovasi perusahaan dalam pengelolaan layanan air minum. Ia menjelaskan, Perumda Tirta Kencana mengusung visi menjadi BUMD air minum yang modern, maju, dan sejahtera melalui penguatan teknologi informasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta perluasan cakupan layanan.

Saat ini, Perumda Tirta Kencana melayani 23.817 pelanggan dengan dukungan 106 karyawan yang tersebar di sejumlah wilayah layanan di Kabupaten Jombang.

Khoirul juga memaparkan sejumlah indikator kinerja perusahaan yang terus mengalami peningkatan. Tingkat kehilangan air atau non revenue water (NRW) berhasil ditekan dari 28 persen pada 2022 menjadi 23 persen pada 2025. Sementara tingkat kepuasan pelanggan meningkat dari 80,39 persen pada 2024 menjadi 92,08 persen pada 2025.

BACA JUGA  Kepsek SDN Kubang Laban Ucapkan Selamat HUT RI ke-80

Selain itu, Perumda Tirta Kencana mengembangkan berbagai inovasi teknologi layanan, di antaranya sistem pengaduan pelanggan digital, aplikasi baca meter berbasis real time, Geographic Information System (GIS), hingga Internet of Things (IoT) untuk pemantauan level air dan panel listrik operasional.

“Kami terus melakukan penguatan pelayanan berbasis teknologi dan pengembangan sumber daya manusia agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan akurat,” ujar Khoirul.

Di akhir kegiatan, rombongan Pemkab Blora dan jajaran Perumda Tirta Amerta mengikuti diskusi mendalam terkait pengelolaan manajemen perusahaan daerah air minum, mulai dari tata kelola operasional, strategi pelayanan pelanggan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air milik Perumda Tirta Kencana Jombang untuk melihat secara langsung sistem pengolahan dan distribusi air bersih yang diterapkan perusahaan daerah tersebut.