Ratusan Pelajar Kendal Lawan Cyberbullying Lewat Film

TNI dan Polri122 Dilihat

KENDAL  || jatenggayengnews.com — Polres Kendal bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal menggelar sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui pemutaran film edukasi bertajuk “Cyberbullying” di Bioskop NSC Kendal, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar SD dan SMP dari 12 kecamatan di Kabupaten Kendal sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap bahaya perundungan digital di era media sosial.

Program ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter sekaligus tindak lanjut surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal terkait pentingnya edukasi karakter bagi pelajar.

BACA JUGA  Tiga Gudang Logistik Pemilu 2024 di Tulang Bawang Selalu Dijaga Ketat Polisi

Acara dihadiri langsung Kasat Binmas Polres Kendal, Agus Supriyadi, bersama kepala sekolah dan guru pendamping dari sejumlah wilayah, mulai Kendal Kota, Brangsong, hingga Rowosari.

Dalam arahannya, AKP Agus Supriyadi menekankan pentingnya kecerdasan emosional dan etika bagi pelajar dalam menggunakan media sosial.

“Media sosial adalah pedang bermata dua. Melalui film ini, kita ingin para siswa melihat langsung dampak psikologis dari perundungan digital. Harapannya, mereka bisa lebih bijak dan bertanggung jawab,” ujar AKP Agus Supriyadi.

BACA JUGA  Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 6 Emas di Thailand Heroes Taekwondo International Championship

Film “Cyberbullying” yang diputar dalam kegiatan tersebut menggambarkan dampak negatif perundungan di dunia maya, termasuk tekanan psikologis yang dialami korban.

Selain itu, para peserta juga diajak memahami pentingnya peran orang tua dan guru dalam mengawasi aktivitas digital anak serta membangun ketahanan mental generasi muda.

Para pelajar tampak antusias mengikuti jalannya pemutaran film yang sarat pesan moral tentang disiplin, etika, dan tanggung jawab sosial.

Melalui pendekatan visual dan edukatif tersebut, nilai-nilai karakter diharapkan lebih mudah dipahami dibandingkan sekadar pembelajaran teori di dalam kelas.

BACA JUGA  Nahas, Seorang Wanita Meninggal Saat Turun Dari Bus Jurusan Jakarta-Purwodadi

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga akhir acara. Sinergi antara kepolisian, instansi pendidikan, dan sekolah diharapkan mampu menekan angka kasus perundungan digital sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan suportif bagi pelajar di Kabupaten Kendal.

Gambar 1 Gambar 2