Polda Jateng Gelar Silaturahmi Kamtibmas Digital

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Polda Jawa Tengah mematangkan persiapan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) dan Lembaga Dakwah Komunitas PWM Jawa Tengah yang akan digelar pada Kamis, 21 Mei 2026 di Aula Lantai 1 GKB 3 Universitas Muhammadiyah Semarang.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “Silaturahmi Kamtibmas Polda Jawa Tengah Bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Komunitas PWM Jawa Tengah, Unimus dan FKSB Kota Semarang dalam rangka Penguatan Kapasitas Komunitas untuk Menciptakan Situasi Kondusif di Era Digitalisasi.”

Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, organisasi masyarakat, akademisi, serta tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.

BACA JUGA  Satgas Preemtif OLC 2025 Polresta Pati Gelar Bakti Sosial Natal di Gereja St. Yusuf

Rencananya, kegiatan akan dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu, jajaran pejabat utama Polda Jawa Tengah, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Kota Semarang.

BACA JUGA  Di Simpang Gandulan Pemalang, Aipda Dwiyanto Sigap Menolong Pengendara

Selain seremoni pembukaan, acara juga akan diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber, di antaranya Agus Munawar Sodiq, Munsyarif, serta Direktur Binmas Polda Jawa Tengah.

Diskusi tersebut diharapkan mampu memperkuat wawasan komunitas dan organisasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kondusivitas sosial, menangkal hoaks, serta membangun ruang digital yang sehat dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Tengah bersama FKSB Kota Semarang dan sejumlah mitra strategis ingin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan yang partisipatif dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Brimob Polda Jateng Sediakan Dapur Lapangan Air Bersih Bagi Korban Banjir

Sinergi antara aparat keamanan, akademisi, tokoh agama, dan organisasi masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sosial di era digitalisasi, terutama dalam menjaga persatuan dan ketertiban di tengah masyarakat yang majemuk.

Gambar 1 Gambar 2