Kapolda Jateng Tegaskan May Day Tanpa Kekerasan

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Polda Jawa Tengah menggelar apel kesiapan pengamanan secara humanis dan empatif dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5/2026). Apel tersebut dipimpin langsung Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Lapangan Apel Mapolda Jateng.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Latif Usman, para pejabat utama, serta diikuti personel Tim Polwan Negosiator dan Satgas Gakkum. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyerahkan rompi khusus kepada Tim Polwan Negosiator sebagai simbol pendekatan persuasif dalam pengamanan aksi unjuk rasa.

Kapolda Jateng menegaskan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, dengan mengedepankan sikap humanis dan pengendalian diri.

BACA JUGA  Pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau Kudus Tunggu Kejari

“Polda Jawa Tengah hadir untuk mengawal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Saya tidak ingin ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota di lapangan. Kedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak mudah terpancing provokasi serta tetap bertindak sesuai prosedur yang berlaku.

BACA JUGA  Dokkes Polres Grobogan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Sopir Bus Sambut Nataru 2024

“Jika ada provokasi, cukup diamankan sesuai aturan. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Kendalikan diri dan jaga sikap, karena yang kita bawa adalah nama baik institusi,” lanjut Kapolda.

Dalam pengamanan May Day tahun ini, Polda Jateng mengerahkan sebanyak 1.133 personel gabungan dari jajaran Polda dan bantuan kendali operasi (BKO) dari sejumlah Polres. Selain itu, 360 personel TNI dari Kodim Kota Semarang turut dilibatkan untuk menjaga situasi tetap kondusif di berbagai titik aksi dan objek vital.

BACA JUGA  Sertijab Pejabat Kodam dan Komandan Satuan Jajaran Kodam IV/Diponegoro, Pangdam : Berikan Yang Terbaik Demi Kemajuan Satuan

Kapolda juga memerintahkan jajaran Propam untuk melakukan pengawasan ketat terhadap personel di lapangan, termasuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api atau benda berbahaya lainnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan May Day dapat berjalan aman, tertib, dan bermartabat berkat sinergi serta profesionalisme seluruh pihak yang terlibat.

“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Semoga kehadiran kita benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.