Warga Tegaldowo Gotong Royong Perbaiki Jalan Pertanian Secara Swadaya

Jatenggayengnews.com || Rembang — Puluhan warga Desa Tegaldowo tampak antusias bergotong royong memperbaiki jalan pertanian yang menjadi akses utama menuju lahan garapan warga, Kamis (09/04/2026) pagi. Dengan membawa peralatan seperti cangkul, sabit, dan sekop, warga bahu-membahu meratakan jalan menggunakan tanah urug untuk menambal bagian yang rusak dan tidak rata.

Suasana ramai terlihat di lokasi, di mana warga bekerja bersama memperbaiki kondisi jalan sebagai tahap awal sebelum dilakukan pengecoran. Jalan tersebut diketahui memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian masyarakat setempat.

Koordinator kegiatan, Rasiman yang akrab disapa Mas Mbeng, terlihat aktif memberikan instruksi kepada warga di lapangan. Dalam wawancara singkat, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program perbaikan jalan yang telah dimulai sejak tahun lalu.

BACA JUGA  Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Pertanda Apakah, Ini Faktanya

“Ini adalah kegiatan lanjutan dari tahun kemarin. Karena sifatnya swadaya, kami menunggu hingga masa panen agar dana bisa terkumpul. Alhamdulillah, berkat kekompakan masyarakat, perbaikan jalan pertanian ini bisa terus berjalan. Harapannya, jalan ini bisa semakin baik dan bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para petani,” ujar Rasiman.

BACA JUGA  3 Bocah Di Karangrayung Tenggelam, Saat Berenang di Embung, 1 Orang Meninggal

Ia menambahkan, kondisi jalan yang sebelumnya rusak dinilai membahayakan para petani yang melintas, sehingga perbaikan secara bertahap menjadi solusi yang dipilih oleh masyarakat.

Selain tenaga warga, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat setempat yang turut menyumbangkan fasilitas dan sarana. Salah satunya adalah Mbah Yanto yang meminjamkan armada truknya untuk membantu pengangkutan tanah urug dan material batu.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam pembangunan fasilitas umum di desa.

“Kalau kita ingin jalan pertanian yang kita lewati bagus, ya harus dilakukan bersama-sama. Ada yang punya uang, bantu dengan uang. Ada tenaga, ya ikut kerja. Punya kendaraan, bisa membantu angkut material. Kalau kita kompak dan guyub rukun, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemkab Kudus Lanjutkan Pembangunan SIHT dengan Anggaran Rp11,3 Miliar

Warga berharap kegiatan swadaya ini dapat terus berlanjut secara bertahap hingga seluruh ruas jalan pertanian yang membutuhkan perbaikan dapat diperbaiki secara optimal. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan aktivitas pertanian warga menjadi lebih lancar dan aman.