Jogja Volkswagen Festival 2025 Diarahkan Beri Manfaat Luas untuk Warga

YOGYAKARTA || jatenggayengnews.com — Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, menegaskan bahwa Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2025 yang akan digelar pada 10–13 Juli 2025 harus menjadi ajang internasional yang berdampak langsung dan positif bagi masyarakat lokal, tidak hanya menjadi ajang tontonan semata.

Pernyataan ini disampaikan Sri Paduka saat menerima audiensi dari jajaran Steering Committee JVWF 2025 yang dipimpin oleh Budi Wibowo pada Kamis (3/7/2025) di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Paduka menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sebagai subjek aktif, bukan hanya objek dalam penyelenggaraan kegiatan. Partisipasi warga dapat dilakukan melalui berbagai bentuk keterlibatan langsung, termasuk pelibatan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

BACA JUGA  Bupati Blora Tindak Lanjut LKPJ DPRD TA 2022

“Beri ruang bagi partisipasi warga, karena ada banyak hal yang bisa diupayakan bersama. Salah satunya dengan melibatkan UMKM sekitar untuk mengisi stan acara, tentunya melalui proses kurasi. Dengan begitu, event ini tak hanya menarik bagi pecinta otomotif, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Sri Paduka.

Ia menambahkan bahwa pendekatan inklusif seperti ini akan memperkuat kesan Jogja sebagai daerah istimewa yang mampu menggabungkan budaya, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat dalam setiap kegiatan besar, termasuk event internasional seperti JVWF.

“Kita ingin event besar ini berdampak luas, agar masyarakat merasa memiliki dan mendapat nilai tambah dari setiap pelaksanaannya,” imbuhnya.

JVWF sendiri merupakan festival otomotif berskala internasional yang setiap tahunnya menarik perhatian para pecinta mobil Volkswagen dari dalam dan luar negeri. Dengan dukungan dan arahan dari Pemerintah DIY, diharapkan JVWF 2025 dapat menjadi ajang yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menguatkan perekonomian lokal dan memperkuat citra pariwisata Yogyakarta.