Inilah 15 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Banyak jadi Pengangguran

Tentang Kami641 Dilihat

Meski pendidikan tinggi sering dianggap sebagai gerbang menuju masa depan cerah, sejumlah jurusan kuliah di Indonesia justru tercatat memiliki tingkat pengangguran yang relatif tinggi.

Fenomena ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan lapangan kerja hingga ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.
Berikut daftar jurusan kuliah yang kerap dikaitkan dengan tingginya angka pengangguran, lengkap dengan alasan di baliknya:

1. Pendidikan Jasmani
Lulusan jurusan ini menghadapi tantangan dalam hal penyerapan tenaga kerja akibat terbatasnya kebutuhan guru olahraga dan fluktuasi permintaan di sektor pendidikan formal.
2. Human Resources (Layanan Manusia)

Meskipun peran HR krusial dalam dunia kerja, lulusan jurusan ini bersaing ketat di pasar tenaga kerja karena banyaknya peminat dan spesifikasi kemampuan yang dibutuhkan perusahaan.

BACA JUGA  Doorrr!!!… Tujuh Residivis Curanmor Ditembak

3. Ilustrasi
Industri kreatif memang berkembang, namun peluang kerja di bidang ilustrasi masih sempit, dan hanya sebagian kecil lulusan yang mampu menembus pasar profesional.

4. Peradilan Pidana
Minimnya posisi yang tersedia di lembaga hukum atau penegakan hukum membuat jurusan ini memiliki tingkat serapan yang rendah.

5. Manajemen Proyek

Keterbatasan lapangan kerja dan tuntutan pengalaman kerja yang tinggi menjadi kendala utama bagi lulusan jurusan ini dalam memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya.

6. Produksi Radio, Televisi, dan Film
Persaingan di industri media sangat ketat.

Selain terbatasnya lowongan kerja, dunia broadcasting juga menuntut skill praktis dan jaringan yang luas.

7. Seni Studio
Meski penuh kreativitas, jurusan ini menghadapi keterbatasan peluang kerja dan ketatnya kompetisi, terutama bagi lulusan yang belum memiliki portofolio kuat.
8. Administrasi Layanan Kesehatan
Lapangan kerja yang terbatas dan persyaratan yang kompleks membuat jurusan ini kurang menyerap tenaga kerja secara optimal.

BACA JUGA  IOSKI Kudus Launching Senam Kreasi " Kretek Caping Kalo"

9. Pendidikan
Stabilitas kebutuhan guru di berbagai jenjang pendidikan menjadi salah satu penyebab naik-turunnya serapan tenaga kerja lulusan pendidikan.

10. Pengembangan Manusia dan Keluarga

Jurusan ini masih kurang dikenal di dunia kerja, sehingga lulusan sering kali kesulitan menemukan bidang pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.

Faktor Lain Penyebab Pengangguran di Kalangan Sarjana
Selain jurusan, ada sejumlah faktor lain yang berkontribusi terhadap pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi:

BACA JUGA  Antisipasi Kecelakaan, AKBP Windy Syafutra Inisiasi Pelatihan Khusus Sopir MBG se-Purworejo

1. Ketimpangan antara keahlian dan permintaan pasar (skill mismatch)

2. Tingginya ekspektasi gaji pertama atau “reservation wage gap”

3. Terbatasnya akses informasi tentang lowongan kerja yang relevan
Meskipun data dapat bervariasi tergantung metode dan sumber survei, tren ini menjadi perhatian serius bagi institusi pendidikan dan pembuat kebijakan agar bisa menjembatani gap antara dunia akademik dan industri.

Gambar 1 Gambar 2