Sumatera Barat||Jatenggayengnews.com-Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah hulu Sungai Batang Hari, Sungai Batang Pangian, dan Sungai Batang Momong di Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, serta Kabupaten Solok Selatan mengakibatkan banjir besar. Sungai-sungai tersebut meluap, merendam permukiman warga, tempat ibadah, dan fasilitas umum di dua kecamatan di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, pada Minggu (2/3) pukul 11.28 WIB.
Menurut laporan yang diterima BNPB, banjir terjadi di Kecamatan Sembilan Koto, yang meliputi Nagari Banai, Nagari Lubuk Karak, Nagari Silago, dan Nagari Koto Nan Empat Dibawuah. Sementara di Kecamatan Koto Besar, banjir menggenangi Nagari Bonjol dan Nagari Koto Besar. Sebanyak 423 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.235 jiwa terdampak banjir ini.
Banjir tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga merusak material secara signifikan. Berdasarkan data sementara, tercatat 322 unit rumah warga terendam, satu fasilitas pendidikan dan satu fasilitas ibadah rusak, serta satu akses jalan yang menghubungkan Dharmasraya dengan Jambi terputus akibat luapan air.
Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa, namun banjir masih belum surut, menyebabkan masyarakat yang terdampak kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Untuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Dharmasraya telah bekerja sama dengan aparat terkait untuk mendata dan mengevakuasi warga yang terdampak. TNI/Polri, relawan, serta masyarakat setempat juga ikut berpartisipasi membantu korban banjir. BNPB bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bantuan bisa didistribusikan dengan baik agar masyarakat segera pulih dari dampak bencana ini.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






