Dugaan Penyimpangan Dalam Pembangunan Rabat Beton di Desa Kelilik

Seputar Desa814 Dilihat

Foto: Jalan beton desa kelilik

Bengkulu||jatenggayengnews.com – Pembangunan fisik rabat beton di Desa Kelilik, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, diduga tidak sesuai standar dan berpotensi merugikan negara. Proyek yang dibiayai oleh Dana Desa untuk tahun anggaran 2022 dan 2024 ini disebut-sebut memiliki kualitas buruk, dengan banyak bagian yang retak dan rusak meski baru dibangun.


Sejumlah warga menyoroti bahwa pekerjaan tersebut terkesan asal jadi, bahkan ditemukan praktik tambal sulam dalam proses pembangunannya. Salah satu warga yang diwawancarai tim investigasi mengungkapkan bahwa sejak awal proyek ini sudah menuai keluhan masyarakat karena tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

BACA JUGA  Bertahun Tahun Tak Dapat Bantuan Rumah Kasmi Hampir Roboh


Dana Desa, yang bersumber dari APBN, seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Namun, dugaan adanya korupsi dalam proyek ini semakin menguat. Beberapa modus yang disinyalir terjadi di antaranya adalah pengurangan kualitas material dan markup harga satuan bahan bangunan. Selain itu, proses perencanaan yang dilakukan dalam Musyawarah Desa juga dinilai tidak transparan.

BACA JUGA  Si Jago Merah Meratakan 6 Rumah di Lereng Gunung Prahu Kendal


Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH), Inspektorat, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan untuk mengaudit serta menyelidiki proyek ini, khususnya terkait penggunaan APBDes tahun 2021 hingga 2025.


Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Kelilik masih belum memberikan tanggapan resmi dan sulit dihubungi. Tim investigasi mendesak agar pihak berwenang segera mengusut dugaan penyimpangan ini demi keadilan dan transparansi dalam penggunaan Dana Desa.

BACA JUGA  Sat Lantas Polres Grobogan Larang Kereta Kelinci Beroperasi di Jalan Raya
Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2